Life In A Day


Kita mendefinisikan hari sebagai rentang interval waktu sepanjang 24 jam. Dalam kurun tersebut, manusia di seluruh dunia punya banyak kejadian yang memaknai ruang waktu yang mereka lewati. Rangkuman peristiwa dari jagad kejadian di seluruh dunia, ditampilkan dalam film Life In A Day. Film ini merupakan gabungan dari video-video yang diunggah situs video YouTube hari Sabtu tanggal 24 Juli 2010. Kreator film ini meminta orang-orang mengabadikan hidup mereka selama sehari itu, dan menjawab beberapa pertanyaan. Alhasil, video berdurasi 4500 jam terbentuk dari 192 negara. Dari video inilah, hidup manusia dirangkum menjadi visualisasi berdurasi satu setengah jam. Film ini digarap adik kakak Ridley Scott dan almarhum adiknya Tony Scott. Keduanya sudah jelas jadi jaminan mutu film ini.

Life In A Day diawali dari tengah malam, saat hari keduapuluh empat bulan ketujuh masih muda. Aktivitas dini hari di bawah bulan purnama digambarkan beragam. Dari seorang pemabuk, suasana pasar tradisional di Indonesia, lalu berlanjut ke berbagai suasana bangun pagi. Film itu lalu melanjutkan cerita selama sehari dunia berputar. Ada suka, ada duka. Sesekali saya dibuat menyunggingkan senyum. Sesekali pula saya berdecak kagum, dan di bagian lain, saya dipaksa ikut merasakan apa yang digambarkan di layar sana. Life In A Day kiranya bisa jadi semacam pengantar bagi alien yang ingin tahu kondisi makhluk yang mendiami si planet biru ini. Kalau alien saja perlu tahu, apalagi kita si tuan rumah planet bumi ini. Saran saya, segera sempatkan satu setengah jam kamu.


Labels: ,