Sri Gethuk

Hari ini saya meliput sebuah tempat wisata di Gunung Kidul Yogyakarta. Tempatnya eksotis, indah. Saya akan ceritakan berdasarkan foto yang ada penampakan sayanya. Hehe. Foto berikut adalah karya Cak Piet, simak karya beliau yang lain disini.

Kita bisa menuju air terjun dengan menggunakan rakit. Cukup membayar sepuluh ribu rupiah, maka perjalanan beberapa menit sebelum ke air terjun lebih seru. Sebenarnya kita juga bisa kesana melalui pematang sawah di bagian lain kawasan wisata ini.


Saya berbincang dengan Pak Sumarno, pemandu wisata di air terjun Sri Gethuk. Nama Sri Gethuk berasal dari nama gamelan mistis yang sering terdengar di kawasan ini. Mitos soal air terjun ini juga bercerita tentang 7 bidadari yang bertugas menjaga si gamelan, makanya ada nama Sri di air terjun ini. Ada juga yang bilang air terjun Slempret, karena ada bunyi terompet juga di set gamelan mistis tadi. 


Saya di samping sebuah prasasti yang penuh dengan jejak vandalisme. Prasasti itu berhuruf jawa, bertahun 1933. Sebelum dan sesudah berfoto, saya menaiki 99 anak tangga menuju pangkal air terjun.

Saya di puncak air terjun Sri Gethuk yang tingginya 80 meter. Air terjun ini menjatuhkan air yang berasal dari tiga mata air yang jarak antar mata airnya tak lebih dari 300 meter. Kemarau? Jangan takut, ada sumber air disini. Di kanan saya lembah sungai Oyo mengalirkan air muntahan Sri Gethuk.


Saya menyantap tiwul, makanan khas warga Gunung Kidul yang pernah menjadi makanan pokok warga daerah ini. Tiwul terbuat dari singkong.

Labels: , ,