Gebyar Garut Festival


Sebuah pesta rakyat digelar di Garut. Kolaborasi penampilan aksi seni, apresiasi identitas daerah, hingga pemberdayaan potensi ekonomi lokal ditampilkan selama lima hari sejak tanggal 11 hingga 15 April mendatang. Jika dua tahun sebelumnya gelaran serupa bernama Garut Festival, kini nama itu mendapat identitas penjelas, menjadi Gebyar Garut Festival. Seperti yang dipaparkan ketua panitia acara, Ato Hermanto, Gebyar Garut Festival kali ini punya nilai gigantisme yang lebih masif. Dua belas penanggung jawab mata acara turun untuk menyukseskan Gebyar Garut Festival.


Festival yang digelar untuk memperkenalkan kesenian tradisional Garut ini diikuti oleh perwakilan dari 42 kecamatan di kota berjuluk Swiss Van Java ini. Tiap kecamatan mengirimkan tampilan budaya dan produk khasnya masing-masing. Selain dihelat di alun-alun Garut, pesta ini juga digelar di Jalan Ahmad Yani, Ramayana Mall, juga Taman Kerkhof. Rata-rata dalam sehari, lima ribu orang memadati arena festival. Diperkirakan, Sabtu esok enam ribu orang akan tumpah memadati Gebyar Garut Festival. Terlebih hari Minggu nanti. Sekitar dua puluh lima ribu orang akan turut berbaur dalam kemeriahan pesta rakyat di Garut itu.

Gelaran ini adalah penanda untuk memperingati hari jadi Kabupaten Garut yang ke-199. Tahun depan, Gebyar Garut Festival akan dilaksanakan di bulan Februari. Menurut Ato, acara ini adalah semacam warming up sebelum tahun 2013 nanti akan digelar perayaan yang lebih akbar untuk memperingati Garut yang akan genap berusia dua abad. (Rheza Ardiansyah)

Labels: